SELAMAT DAN SUKSES
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
MTQ NASIONAL KE XXVII 04 - 13 OKTOBER 2018
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

IKA Ikatan Keluarga Anggota DPRD Sumut Salurkan Bantuan, Pengungsi Desa Marding-Ding

Posted March 13, 2018
Written by user
Category Umum
IKA Ikatan Keluarga Anggota DPRD Sumut Salurkan Bantuan, Pengungsi Desa Marding-Ding 
 
Senin (12/3/2018) Ikatan Keluarga Anggota (IKA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara mengunjungi pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Huntara Desa Mardinding-dinding, Kabupaten Karo,. 
 
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua IKA DPRD Sumut, NY HT Milwan didampingi Sekretaris IKA DPRD Sumut, NY Arifin Nainggolan beserta anggota IKA lainnya yakni Ny HM Nezar Djoeli, Ny Mustofawiyah, Ny Dahril Siregar, Ny Muchrid Nasution, NY Yasyir Ridho Lubis, NY Darwin Lubis, Ny Zeira Salim Ritonga, Ny Iskandar Sakti Batubara, Ny Hanafiah Harahap dan Ny Burhanuddin Siregar. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi di Huntara sekaligus memberikan bantuan bahan pokok berupa beras, mie instan,  air mineral. saat berdialog dengan para pengungsi. 
 
Kunjungan rombongan IKA DPRD Sumut ini disambut Kepala Desa Marding-ding, Jeffry Sangapta Singarimbun dan pengungsi Huntara. 
 
Ny. HT Milwan mengatakan bahwa bantuan dan kunjungan ini bagian dari program kegiatan bakti sosial IKA sebagai bentuk kepedulian kepada warga Kabupaten Karo yang terkena Erupsi Gunung Sinabung kemudian dari Sekretaris Ika DPRD Sumut Ny. Arifin Nainggolan memberikan bantuan dan bingkisan tersebut merupakan hasil dari swadaya IKA DPRD Sumut dan ibu-ibu anggota dewan Sumut yang langsung diberikan kepada pengungsi di Huntara.
 
Ny Arifin Nainggolan dengan yang lain berharap kepada warga agar menyampaikan apa yang menjadi keluhan pengungsi di Huntara ini agar disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Sumut untuk diteruskan kepada Pemerintah. Kemudian para pengungsi di Huntara mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan  oleh IKA DPRD Sumut kepada para pengungsi di Huntara. 
 
Masyarakat  pengungsi di Huntara meminta kepada Ibu-ibu IKA DPRD Sumut untuk menyampaikan kepada para anggota dewan bahwa listrik yang menjadi sumber penerangan di Huntara memiliki daya 1300 Watt dan hal itu sangat memberatkan mereka sebagai pengungsi karena setiap 10 hari Kami harus membeli Token sebesar Rp50 ribu meminta agar dayanya diturunkan menjadi 900 Watt kondisi tersebut sangat memberatkan para pengungsi karena sebagian besar pengungsi sudah tidak lagi memiliki pekerjaan dan lahan untuk dikelola. Selain itu kendala yang dihadapi para pengungsi adalah minimnya transportasi bagi anak-anak pengungsi yang ingin pergi dan pulang sekolah. 
 
Kepala Desa Marding-ding, Jeffry Sangapta Singarimbun mengharapkan agar permasalahan dan keluh kesah para pengungsi yang ada di Huntara ini agar disampaikan kepada anggota DPRD Sumut dan pemerintah. 
 
Sekretaris IKA DPRD Sumut, NY Arifin Nainggolan mengatakan untuk masalah biaya listrik mahal, memang beberapa waktu lalu pemerintah telah beberapa kali mencabut subsidi listrik sehingga kondisi ini menjadi beban bagi masyarakat, pihaknya akan segera menyampaikan hal ini kepada para anggota DPRD Sumut untuk segera disampaikan kepada pemerintah provinsi dan pusat. 
 
Dalam hal tersebut Ikatan Keluarga Anggota (IKA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara akan menyampaikan semua keluhan tersebut kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara khususnya Komisi D dan Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk segera di tindak lanjuti.