DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

UNJUK RASA GERAKAN MASYARAKAT CINTA-NKRI

Posted March 6, 2019
Written by user
UNJUK RASA GERAKAN MASYARAKAT CINTA-NKRI
 

Unjukrasa Gerakan Masyarakat Cinta-NKRI dengan jumlah  massa 500 (Lima Ratus) orang  melakukan unjuk  rasa di Kantor DPRD - SU pada Rabu, 6 Maret 2019. Para peserta aksi diterima berdialog di depan Gedung DPRD-SU oleh Ibu Rospita Pandiangan,SE (Kasubbag Pelayanan Masyarakat Sekretariat Provinsi Sumatera Utara) di Gedung DPRD-SU
 

Delegasi Gerakan Masyarakat Cinta-NKRI Menuntut 12 (Dua Belas) pernyataan sikap yang tercantum dalam statement/pernyataan sikap sebagai berikut :
  1. Kami dari Gerakan Masyarakat Cinta-NKRI menolak adanya politisasi umat di seluruh Rumah Ibadah umat beragama
  2. Kami menolak setiap para Ustaz dan Ustazah serta Tokoh nasional yang menghina Presiden RI.
  3. Kami akan tetap pengawal seluruh masjid di sumatera utara agar terhindar dari upaya penguasaan kelompok kepentingan polotik tertentu
  4. Kami menolak dan mengutuk seluruh para Ustadz didalam Masjid yang menebar kebencian dan provokasi kepada jamaah terhadap Presiden dan Wakil President serta orang-orang dimuka bumi
  5. Menuntut Kemenang Sumut sebagai lembaga Pemerintah yang mengurusi tentang keagamaan di Indonesia, Bawaslu sumut sebagai penyelenggara Pilpres dan Pileg agar masyarakat khususnya tempat-tempat Ibadah agar tidak menggunakana tempat lokasi kampanye Pilpres atau Pileg tahun 2019 karena melanggar Undang-Undang dan aturan Pipres dan Pileg tahun 2019
  6. Meminta DPRD Sumatera Utara agar segera mengambil tindakan terkait kasus Politisasi Rumah Ibadah
  7. Meminta DPRD Sumatera Utara agar segera memanggil Kemenang Sumut, bawaslu Sumut, dan seluruh BKM Mesjid yang memberikan fasilitasi Menjid dipergunakan sebagai tempat para Ustadz/Ustadzah yang ceramahnya sarat dengan ujaran kebencian
  8. Meminta seluruh polotikus/kader partai yang dicap sebagai partai penista agama (Golkar, Nasdem, Pdi-p, PPP-Hanura-PSI, dan seluruh partai yang berkoalisasi dengan pemerintah) untuk berani menyuarakan bahwa Mesjid dan Rumah Ibadah lainya adalah milik kita bukan milik satu golongan
  9. Meminta kepada MUI Sumatera Utara untuk mengeluarkan fatwa tentang letak duduk persoalan benar atau salahnya makna dari “Islam Nusantara” yang hari ini menjadi kegaduhan di tengah-tengah masyarakat khususnya umat Islam.
  10. Meminta kepada MUI Sumatera Utara agar mengeluarkan surat edaran terkait larangan menebar kebencian dan berita hoax yang mengakibatkan terpecah belahnya umat.
  11. Kami menolak keras kedatangan Gusnur ke Sumatera Utara yang beberapa waktu lalu telah menyebabkan perpecahan dikalangan umat Islam, kami meminta kepada Kemenag untuk mengambil sikap tegas terhadap persoalan ini.
  12. Kami dari Gerakan Masyarakat Cinta NKRI mendukung penuh kinerja Kapolda Sumut Bapak Irjen Pol Agus Andrianto, SH, MH dalam penegakan hukum di Sumatera Utara..
 

Menyikapi aspirasi yang telah diterima oleh Fasilitator Unjuk Rasa/Aspirasi Ibu Rospita Pandiangan,SE (Kasubbag Pelayanan Masyarakat Sekretariat Provinsi Sumatera Utara) di Gedung DPRD-SU menyampaikan pendapat sebagai berikut:
Berhubung karena Tim II Penerima Unjuk Rasa/Aspirasi (Komisi D) DPRD  Sumatera Utara tidak dapat menerima Pengunjuk Rasa dari Aliansi Masyarakat Dan Mahasiswa Peduli Hukum Sumatera Utara maka Tim Fasilitasi Unjuk Rasa Sekretariat DPRD Sumatera Utara, Menerima Statement diterima oleh Kasubbag Pelayanan Masyarakat untuk disampaikan kepada Pimpinan DPRD-SU.