DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

UNJUK RASA WARGA TANJUNG MULIA KAWAT III LINGKUNGAN XVIII TANJUNG MULIA HILIR

Posted March 4, 2019
Written by user
UNJUK RASA WARGA TANJUNG MULIA KAWAT III LINGKUNGAN XVIII TANJUNG MULIA HILIR
 

Unjukrasa Warga Tanjung Mulia Kawat III Lingkungan XVIII Tanjung Mulia Hilir dengan jumlah  massa 1000 (Seribu) orang  melakukan unjuk  rasa di Kantor DPRD - SU pada Senin, 4 Maret 2019. Para peserta aksi diterima berdialog di depan Gedung DPRD-SU oleh Ibu Siti Aminah Br Perangin-Angin SE, MSP (Sekretaris Komisi E DPRD-SU) dan Drs. Safaruddin Siregar (Anggota Komisi E) di Gedung DPRD-SU
 
Delegasi Warga Tanjung Mulia Kawat III Lingkungan XVIII Tanjung Mulia Hilir Menuntut 5 (Lima) pernyataan sikap yang tercantum dalam statement/pernyataan sikap sebagai berikut :
  1. Kami memohon kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Sumatera Utara agar memperhatikan hak kami yang di abaikan oleh oknum pejabat setempat yang dimana mempunyai otoritas dalam pembebasan lahan tol Medan Binjai di Tanjung Mulia Lingkungan XVIII dimana lahan kami terkena pembebasan tol Medan Binjai.
  2. Kami memohon kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Sumatera Utara agar memperhatikan hak kami masyarakat kecil dengan itikad baik mengusahaai fisik selama 36 tahun hingga saat ini untuk bertani secara terus menerus tidak diperhatikan oleh oknum kelurahan dan jajarannya.
  3. Kami memohon kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Sumatera Utara agar memperhatikan hak kami, sudah lebih 1,3 tahun kami bermohon kepada pihak kelurahan dan kecamatan dan BPN Kota akan tetapi diabaikan hingga saat ini tidak ada penjelasan akan nasib kami masyarakat kecil ini.
  4. Kami memohon kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Sumatera Utara agar memperhatikan hak kami warga Kawat III Tj Mulia Lingkungan XVIII yang dimana kami sangat mendukung pembangunan infrastruktur pemerintah Bapak Presiden Joko Widodo, dengan adanya kebijakan pemerintah pusat, melalui Bapak Menteri Agraria Soffian Jalil dengan menghargai penggarap yang menguasai fisik dengan porsi 70 %, akan tetapi kami tidak dianggap sebagai masyarakat yang menerima hak ganti rugi tersebut, di duga Oknum-oknum Pejabat Pemerintah tertentu yang mempunyai kepentingan didalamnya tidak sependapat dengan adanya kebijakan pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil.
  5. Kami memohon kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Sumatera Utara agar memperhatikan hak kami warga Kawat III Tj. Mulia Lingkungan XVIII agar menginventarisasi dan identifikasi, lahan yang kami kuasai secara fisik dan mendapat alas hak dan terdata dalam daftar Nominatif di kantor BPN Sumatera Utara dan menerima ganti rugi pembebasan lahan tol Medan Binjai
 
Menyikapi aspirasi yang telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa/Aspirasi Ibu Siti Aminah Br Perangin-Angin SE, MSP (Sekretaris Komisi E DPRD-SU) dan Drs. Safaruddin Siregar (Anggota Komisi E) di Gedung DPRD-SU menyampaikan pendapat sebagai berikut:
  • Mengapresiasi kedatangan dari Aliansi Warga Tanjung Mulia Kawat III Lingkungan XVIII Tanjung Mulia Hilir yang telah menyampaikan Aspirasinya.
  • Statement telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa dan akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD-SU untuk ditindak lanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
  • Komisi E akan menyampaikan statement ke Pimpinan agar pimpinan merekomendasikan ke Komisi A, untuk menyampaikan keluhan, statement akan ditindak lanjuti se singkat-singkatnya, memnita kepada Aliansi Warga Tanjung Mulia Kawat III Lingkungan XVIII Tanjung Mulia Hilir agar membuat surat resmi ke kantor DPRD Sumatera Utara.