HIMBAUAN DOA BERSAMA SERENTAK 14 MEI 2020
Disiplin Cegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Mulai dari Diri Sendiri
SELAMAT HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA KE 72
Turut Berduka Cita untuk Ibunda Presiden Joko Widodo
Turut Berduka Cita untuk Bapak H Syamsul Bahri Batubara SH
Himbauan Ketua DPRD Sumatera Utara
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 Provinsi Sumatera Utara

Posted May 20, 2019
Written by user
Category Umum
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 Provinsi Sumatera Utara
 
Senin/20/05/2019. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Wagirin Arman, S.Sos menghadiri upacara bendera dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 yang digelar di Lapangan Benteng Medan, sebagai Insfektur  upacara dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi.
 
 

Gubernur juga menyampaikan pidato sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara dimana dalam naskah Sumpah Palapa tersebut ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samanaisun amukti palapa”.Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “amukti palapa”. Umumnya para ahli sepakat bahwa amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara. Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019 kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadhan hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadhan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia. Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan.
 
 
Kegiatan upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 dilanjutkan dengan Ziarah ke makam Pahlawan Nasional di Jalan Sisingamangaraja bersama dengan seluruh  para Forkopimda Provinsi Sumatera Utara.