HIMBAUAN DOA BERSAMA SERENTAK 14 MEI 2020
Disiplin Cegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Mulai dari Diri Sendiri
SELAMAT HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA KE 72
Himbauan Ketua DPRD Sumatera Utara
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

UNJUK RASA Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI

Posted February 10, 2020
Written by user
UNJUK RASA Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI
 
Unjukrasa Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI melakukan unjuk  rasa di Kantor DPRD - SU pada Kamis, tanggal  10 Februari 2020. Dengan jumlah massa sebanyak 5000 (Lima Ribu) orang dan delegasi diterima oleh Tim  Penerima Unjuk Rasa Aspirasi DPRD Provinsi Sumatera Utara oleh : Bapak H. Harun Mustafa Nasution (Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara), Victor Silaen SE, MM (Ketua Komisi B), dr. Tuahman Franciskus Purba (Anggota Komisi C), DR. Timbul Sinaga SE, MSA (Anggota Komisi C), Ir. Tangkas Manimpan Tobing (Anggota Komisi D), Franc Bernhad (Anggota Komisi B) Gusmiyadi, SE (Aanggota Komisi B), Ir. Sugianto Makmur Amd, Li (Anggota Komisi B), Pdt. Berkat Kurniawan Laoli (Anggota Komisi E).
 

Delegasi Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI. Menuntut 13 (Tiga Belas) pernyataan sikap yang tercantum dalam statement/pernyataan sikap sebagai berikut:
  1. Mendesak Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Jokowi untuk segera melakukan tindakan menuntaskan permasalahan virus babi.
  2. Mendesak Kementerian Pertanian RI segera melakukan perbaikan kerugian peternak babi atas status bencana virus babi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian RI.
  3. Mendesak Pemerintah RI ( Presiden RI dan Kemeterian Pertanian RI) melakukan pemulihan peternakan babi kecil menengah diseluruh Indonesia tampa aturan yang Diskriminatif (memberatkan).
  4. Mendesak Pemerintah menyatakan virus babi tidak berpengaruh terhadap manusia dan hewan lain dan menyatakan daging babi aman dikonsumsi oleh orang yang bisa memakan daging babi dengan cara memasak yang benar.
  5. Menolak tegas rencana ataupun tindak pemusnahan ternak babi di Provinsi Sumatera Indonesia oleh pihak namapun.
  6. Menolak tegas issue penetapan Restocking Area peternakan dan pembibitan babi di pulau Nias.
  7. Menolak tegas Diskriminatif pemberlakuan perizinan (Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota) hanya terhadap ternak babi kecil menengah.
  8. Menolak tegas pemberlakuan sertifikasi ternak babi yang memberatkan peternak babi kecil menengah.
  9. Melanjutkan ternak babi kecil menengah di seluruh Sumatera Utara
  10. Mendesak Kepolisian RI Sumatera Utara melakukan penyelidikan masuknya virus babi ke Sumatera Utara dan penyelidikan terhadap produsen pabrikan pakan ternak babi serta penanganan dan pemerimaan laporan-laporan Polisi yang dibuat oleh pihak manapun kepada Kepolisian.
  11. Menegaskan Kedaulatan babi dalam pelaksanaan budaya adat batak (diluar batak muslim).
  12. #Savebabi adalah wabah/organisasi penyelamatan babi (Tim #SAVEBABI Mitra Pemerintah untuk solusi Pemanggulangan dan Penanganan ternak babi.
  13. Memutuskan, menetapkan gerakan moral spontanitas #SAVEBABI dengan nama “Gerakan Satu Kosong Dua Kedaulatan Babi”.
 
Menyikapi aspirasi yang telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa/ Aspirasi DPRD Provinsi Sumatera Utara  oleh Bapak H. Harun Mustafa Nasution (Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara), Victor Silaen SE, MM (Ketua Komisi B), dr. Tuahman Franciskus Purba (Anggota Komisi C), DR. Timbul Sinaga SE, MSA (Anggota Komisi C), Ir. Tangkas Manimpan Tobing (Anggota Komisi D), Franc Bernhad (Anggota Komisi B) Gusmiyadi, SE (Aanggota Komisi B), Ir. Sugianto Makmur Amd, Li (Anggota Komisi B), Pdt. Berkat Kurniawan Laoli (Anggota Komisi E) menyampaikan pendapat sebagai berikut:
  1. Mengapresiasi kedatangan dari Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI yang telah menyampaikan aspirasinya.
  2. Tidak akan pernah ada pemusnahan babi.
  3. DPRD-SU telah memanggil dinas-dinas terkait
  4. DPRD-SU akan memanggil Pemerintah Daerah untuk melakukan pendataan terhadap ternak-ternak babi yang sudah mati.
  5. DPRD-SU mengapresiasi mengenai penanganan virus yang berasal babi.
  6. DPRD-SU meminta pendapat mengenai perizinan ternak dari teman-teman Gerakan Moral Spontanitas #SAVEBABI agar dapat diregulasi oleh DPRD-SU.
  7. DPRD-SU akan menyikapi dan menyampaikan aspirasi ke dinas terkait.
  8. DPRD-SU meminta dinas perternakan untuk memberi garansi babi yang akan dikirimkan ke daerah-daerah lain.
  9. Restocking area akan dihentikan
  10. DPRD-SU menghimbau kepada masyarakat apabila terjadi pungli dalam pengurusan  surat izin untuk segera melaporkan ke aparat berwajib.
  11. Akan meneruskan Aspirasi/Statement ke DPR-RI