AYO MENYEMARAKKAN PERINGATAN HUT Ke - 75 KEMERDEKAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2020
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H
HIMBAUAN DOA BERSAMA SERENTAK 14 MEI 2020
Disiplin Cegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Mulai dari Diri Sendiri
SELAMAT HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA KE 72
Himbauan Ketua DPRD Sumatera Utara
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

WAKIL KETUA DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA MENGHADIRI KEGIATAN SOSIALISASI BAGI WARGA KABUPATEN MANDAI

Posted February 21, 2020
Written by user
Category Umum
 
WAKIL KETUA DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA MENGHADIRI KEGIATAN SOSIALISASI BAGI WARGA KABUPATEN MANDAILING NATAL (MADINA) YANG MELAKUKAN PENAMBANGAN LIAR
 
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution menghadiri kegiatan Sosialiasi yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kepada warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang melakukan penambangan liar untuk mencari emas. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Mandailing Natal Jalan Lintas Sumatera, Jumat (21/2) ini merupakan serangkaian kegiatan Pra Musrenbang Wilayah Pantai Barat Tahun 2020.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga menyerahkan bantuan kepada 27 warga dari sepuluh desa, yakni Kumpulan Setia, Hutarimbaru, Bangun Sejati, Mondan, Htb. Dolok, Saba Padang, Hutanaingkan,   Htb. Lombang, Pasar Hutabargot, Sayur Maincat dan Simalagi.
.
Bantuan dibagi menjadi beberapa bagian, ada yang mendapatkan bibit benih padi, bawang merah, cabe merah dan jagung. Serta juga diberikan secara simbolis hewan ternak berupa kambing, domba dan ayam. Untuk membantu mempermudah pekerjaan para petambang yang beralih menjadi petani, Gubsu juga memberikan tiga unit hand traktor dan satu unit cultivator.
 
Bantuan tersebut diberikan sebagai salah satu jalan keluar agar masyarakat Madina menghentikan aktivitas tambang liar dan beralih menjadi petani karena sebelumnya Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa pertambangan ilegal di Mandailing Natal harus segera dihentikan, karena percuma saja kita dengungkan Sumut Bermartabat, kalau pekerjaan pertambangan liar dengan menggunakan mercuri masih terus dilakukan